Mayoritas Warganet Pilih “Mending Ngaliwet” dalam Polling Kepemimpinan Hasby Jayabaya–Amir Hamzah

Lebak – Hasil jajak pendapat (polling) di media sosial terkait kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya dan Amir Hamzah, menuai perhatian publik. Dalam polling yang diunggah akun Instagram @andisbrighter, mayoritas responden justru memilih opsi unik bertajuk “Mending Ngaliwet”.

Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, polling tersebut diikuti oleh 1.694 responden. Hasilnya menunjukkan sebanyak 67 persen responden memilih “Mending Ngaliwet”, 29 persen menyatakan “Tidak Puas”, dan hanya 4 persen yang memilih “Puas”.

Istilah “ngaliwet” sendiri merujuk pada tradisi makan bersama khas Sunda yang identik dengan kebersamaan. Namun dalam konteks polling ini, pilihan tersebut dinilai sebagai bentuk ekspresi satire atau sindiran warganet terhadap situasi kepemimpinan daerah.

Pengamat komunikasi publik menilai, fenomena ini mencerminkan adanya ruang kritik yang semakin terbuka di media sosial. “Media sosial menjadi barometer cepat untuk membaca persepsi publik, meskipun hasilnya tidak bisa disamakan dengan survei ilmiah,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warganet di kolom komentar turut menyampaikan beragam pendapat. Ada yang menganggap hasil polling sebagai bentuk ketidakpuasan, namun ada pula yang menilai hal tersebut sekadar candaan khas netizen.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Lebak terkait hasil polling tersebut. Meski demikian, hasil jajak pendapat ini menjadi catatan penting mengenai persepsi sebagian masyarakat di ruang digital terhadap kepemimpinan daerah.

Polling di media sosial memang tidak dapat dijadikan tolok ukur mutlak opini publik secara keseluruhan. Namun demikian, fenomena ini menunjukkan pentingnya komunikasi publik yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat di era digital.

Lebih baru Lebih lama