LEBAK – Temuan buah busuk bahkan berbelatung dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa PAUD di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, memicu kecaman keras dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Banten, Musa Weliansyah. Ia menilai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut lalai karena menyalurkan makanan yang tidak layak konsumsi kepada anak-anak.
Musa menegaskan, kejadian ini tidak bisa ditoleransi karena menyangkut kesehatan dan keselamatan peserta didik yang seharusnya mendapatkan asupan gizi yang baik melalui program pemerintah tersebut.
“Saya mengutuk keras dapur SPPG Cihara yang menyediakan menu MBG tidak layak konsumsi. Kondisinya sudah busuk bahkan ada belatung. Saya minta BGN pusat segera turun dan menghentikan aktivitas dapur tersebut,” kata Musa, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, laporan yang ia terima menyebutkan bahwa dapur SPPG di Kecamatan Cihara diduga tidak hanya sekali menyalurkan makanan yang tidak sesuai spesifikasi dalam program MBG. Hal itu, kata Musa, menunjukkan adanya indikasi kelalaian serius dalam pengelolaan makanan bagi anak-anak.
“Ini bukan lagi misi kemanusiaan, tapi sudah mengarah ke bisnis yang menguntungkan pribadi dengan menyengsarakan masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Musa mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dapur SPPG di Cihara. Ia menilai langkah tegas perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“BGN harus tegas. Segera turun ke Kabupaten Lebak, khususnya Kecamatan Cihara dan dapur SPPG di Lebak Selatan. Jika dibiarkan, kejadian seperti ini bisa terulang,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa alasan apa pun tidak dapat membenarkan kelalaian dapur yang menyalurkan makanan busuk kepada anak-anak.
“Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Program yang baik harus dibarengi pengawasan ketat agar benar-benar bermanfaat bagi anak-anak,” ucapnya.
Sebelumnya, sejumlah siswa PAUD di Desa Cihara menerima menu MBG yang berisi buah-buahan seperti anggur, jeruk, dan salak. Namun buah tersebut diketahui dalam kondisi busuk, bahkan ditemukan belatung di dalamnya. Temuan itu langsung memicu kekhawatiran masyarakat terkait kualitas makanan dalam program MBG yang seharusnya bertujuan meningkatkan gizi anak-anak.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan tegas agar standar keamanan dan kualitas makanan dalam program tersebut dapat terjamin.
.png)