SERANG - Atlet angkat besi kebanggaan Indonesia dan Banten Rizki Juniansyah sukses meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia pada ajang SEA Games di Thailand. Namun, kepulangannya ke Tanah Air tanpa adanya sambutan dari daerah baik pemerintah maupun otoritas tertinggi olahraga di Banten, KONI Banten.
la mengaku tiba di Indonesia pada tanggal 18 Desember 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, namun tidak ada penyambutan dari kalangan pemerintah Banten. Bahkan, usai meraih medali emas SEA Games 2025 pun dirinya mengaku tidak dihubungi untuk mendapatkan ucapan selamat.
"Jujur dan ini kenyataan, Alhamdulillah tidak ada. Karena memang saya berangkat SEA Games pun sama sekali tidak ada calling-calling, komunikasi untuk memotivasi saya untuk berangkat. Saya juga tidak berharap motivasi itu dalam bentuk uang, saya hanya berharap motivasi semangat kunjungan bagaimana atlet sebelum berangkat ke kejuaraan itu," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten, Agus Rasyid mengaku tidak adanya penjemputan untuk Rizki Juniansyah karena tidak ada informasi terkait kepulangan peraih medali Olimpiade Paris tersebut.
"Waduh, saya tidak tahu itu, kalau saya tahu pasti saya sambut itu. Tidak ada informasi tidak ada tembusan ke KONI Banten, kalau ada tembusan saja atau ada bocoran atuh pasti disambut karena memang itu kan kewajiban kami," ucapnya.
la mengatakan hal itu hanya karena tidak adanya informasi terkait kepulangan Rizki Juniansyah ke Tanah Air. la pun memastikan jika sebelumnya menerima informasi tentu akan dilakukan penyambutan.
"Kalau tahu pasti dijemput, apalagi saya pernah jadi pembina di angkat besi. Kan saya teman almarhum bapaknya. Mungkin dari Pemprov Banten juga mungkin karena tidak tahu ya. Kalau ada informasi saja, pasti saya nomor satu menjemput Rizki, tidak mungkin tidak datang," tuturnya.
